Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Bisikan Malam

 Malam... Angin berhembus pelan, membisikkan kerinduan, burung-burung bernyanyi, dedaunan menari begitu lihai, begitu sunyi malam ini. Bulan bintang tak nampak, namun malam ini terasa indah dilengkapi oleh gemerlap lampu dari ruamah penduduk.          Ku duduk terdiam, sesekali merapatkan selimut yang menghangatkanku,          Ku biarkan rambut tergerai dibelai oleh angin malam,          dan ku biarkan tangan ini menggores apa saja yang saat ini aku rasa.

Dimensi Waktuku

Ketika kalbu tak lagi menyambut akan hadirnya rindu, tangan tak lagi mampu menggoreskan sajak tentangmu, bayanganmu semakin pudar seiring berjalannya waktu, dan dalam diam ku tak lagi menyebut namamu. Saat ini, ingin ku melupakanmu, melupakan semua kisah yang tak menarik tuk diceritakan, kisah lalu yang tak kan ku kenang. aku tidak membencimu, tidak sama sekali, ini tentangku, ini kisahku, dan ini takdirku, satu lagi karena ini pilihanku. Mungkin rasaku padamu tak seperti Fatimah yang mencintai Sayyidina Ali, cinta dalam diam hingga setanpun tak mampu mengetahuinya, lebih tepatnya seperti kisah Salman Al-Farisi, entah mengapa aku begitu menyukai kisah itu, bagiku cinta mereka mengajarkan tentang keikhlasan, tentang merelakan, dan Salman yang begitu tegar meski hati begitu sakit tak tertahankan. Aku tau bahwa cinta tak mampu dipaksakan, begitu juga melupakan. Aku tak bisa memaksamu untuk mencintaiku, dan kamu tak bisa memaksaku untuk melupakanmu, ak...

KAMU

Dia  selalu ku rindu, meski dia bukan milikku, meski kini ku terjebak diruang rindu. Aku selalu menantinya walau dia tak tau Sesakit apapun itu,bagaimanapun dan dimanapun, aku selalu menyayanginya walau nanti pada akhirnya kita tak mampu bersama. Ku nikmati rasa ini bersama malam yang memaksaku untuk selalu mengingatnya, Ku tak mampu lagi melupakannya, semakin ku paksa, semakin sakit hati ini,mencabik amat perih. Dia penyempurna dalam kataku, dan aku ingin selalu disisinya seperti yang dikisahkan olehnya.