Seratus
Seratus ini adalah seratus pertamaku. Seratus yang tak bisa dikurangi, Seratus yang tak bisa dibagi, Seratus yang hanya bisa ditambah. Tidak ada angka seratus tanpa adanya angka satu. Bermula dari satu, Berubah jadi haru. Iya, haru dalam diriku, Haru hadir ketika aku bercerita, Haru hadir ketika pesanku terbaca, Haru hadir ketika menghentikan sejenak aktivitas, Seolah aku berkata"aku siap". Haru mengundang air mata, Ketika aku bercerita tentang haruku kepada biru, Biru begitu khidmat mendengarkan ceritaku, Tiada suara deburan ombak, Begitu tenang hingga bisikku terdengar. Inilah seratus untuk Biru membawa haru.