Ujung Rasa
Awan hitam dalam gelap malam,
angin bertiup kencang berbisik tak tersampaikan,
ku tutup mataku perlahan,
mendengarkan irama hujan,
berharap menemukan jawaban,
terkadang, ada beberapa pertanyaan,
yang tak bisa dijawab dengan mencari,
membutuhkan ketenangan, dan
keheningan.
Namun pertanyaanku, tak ada jawabannya,
pernah ku cari, jawabannya mungkin,
dalam ketenangan, yang ada hanya bayangan,
ku tanyakan padamu, jawabannya carilah.
Bertahan,
adanya menambah pertanyaan,
bahkan semakin menyakitkan,
namun tak ada yang disalahkan.
Kini aku lelah,
aku tak berharap sesuatu yang istimewa,
cukup dirimu yang memberikan warna,
pada kertas putih yang terdapat sketsa.
Dipenghujung rasaku ini,
aku ingin berkata,
bahwa rasa tak harus sama,
tak ada yang salah mencintai dalam angan,
mencintai itu fitrah,
dicintai itu anugrah,
mencintai sekaligus dicintai itu,
anugrah yang harus diterima dan dijaga,
sayang sekali jika terbuang sia-sia.
angin bertiup kencang berbisik tak tersampaikan,
ku tutup mataku perlahan,
mendengarkan irama hujan,
berharap menemukan jawaban,
terkadang, ada beberapa pertanyaan,
yang tak bisa dijawab dengan mencari,
membutuhkan ketenangan, dan
keheningan.
Namun pertanyaanku, tak ada jawabannya,
pernah ku cari, jawabannya mungkin,
dalam ketenangan, yang ada hanya bayangan,
ku tanyakan padamu, jawabannya carilah.
Bertahan,
adanya menambah pertanyaan,
bahkan semakin menyakitkan,
namun tak ada yang disalahkan.
Kini aku lelah,
aku tak berharap sesuatu yang istimewa,
cukup dirimu yang memberikan warna,
pada kertas putih yang terdapat sketsa.
Dipenghujung rasaku ini,
aku ingin berkata,
bahwa rasa tak harus sama,
tak ada yang salah mencintai dalam angan,
mencintai itu fitrah,
dicintai itu anugrah,
mencintai sekaligus dicintai itu,
anugrah yang harus diterima dan dijaga,
sayang sekali jika terbuang sia-sia.
"The hardest part of loving someone is
knowing when to let go, and knowing
when to say good bye..."
Komentar
Posting Komentar