Putri Bulan

Ada suatu cerita, Putri Bulan yang tinggal d istana, apapun ia dapatkan termasuk kasih sayang, dia dilahirkan dengan penuh cinta dan kedamaian, rakyatnya pun menyukainya. Hingga suatu ketika Putri Bulan bertemu Sirius, Putri Bulan menyukai Sirius, Sirius pun begitu, apa mungkin karena Bintang-Bintang sering menjodohkan mereka. Sirius dan Putri Bulan sering bertemu, bercanda, berbagi cerita. Anehnya Putri Bulan tak ingin bersama Sirius, tapi dia suka. Karena Sirius satu konstelasi dengan Adhara, satu keinginan, akhirnya mereka bersama. Bagaimanapun siklusnya Putri Bulan tetaplah Bulan. Rasa itu tertinggal lama, sampai 48 kali revolusi didalam orbit. Jeda. Suatu ketika Putri Bulan keluar dari orbitnya, (bukan keluar, sedikit bergeser) berkonjungsi dengan Neptunus, yang sangat jauh. Neptunus menarik Putri Bulan untuk mendekat. Namun ternyata suhu di sana tiba-tiba dingin, tapi Putri Bulan berpikir, "mungkin ada satu sisi kehangatan dalam Neptunus, setiap planet pasti memiliki sisi yang tak nampak." Namun ternyata saat mulai menginjak beratahan dalam suhu dingin, hadir kesiur angin, terhempas dalam badai, karena badai tersebut Putri Bulan terluka, perjalanan kembali ke orbit terasa lebih panjang, tertatih, menghantam asteroid. Akhirnya dia kembali mengorbit, kembali ke posisinya. cerita ini belum usai...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudut Perpustakaan

Wishlist Buku Favoritku

Resep Segelas Caramel Macchiato