Kurasa,
Kini aku harus mulai belajar,
Untuk mengikhlaskanmu dengan orang lain,
Dan memendam rasa ini dalam-dalam,
Terkubur dalam sejuta angan,
Melihatmu bahagia dengan orang yang kau sayang.
Ku tak pernah menyesal karena (masih dan terus) mencintaimu,
Itu pilihanku.
Jika kau tanya “Hingga kapan? Apa kau tak bosan?”
Jawabannya “Hingga aku lelah, hingga aku menyerah.”
Meski aku sendiri tidak tahu seberapa batas lelahku mencintaimu (sendirian).
Pati, 4 Maret 2016
Komentar
Posting Komentar