Salahkah aku?
Atas keputusanku saat itu,
Yang menurutku terbaik untukmu.

Saat aku benar-benar mengikhlaskanmu,
Saat aku berjuang untuk melupakanmu,
Saat-saat terberat berusaha untuk tidak memperhatikanmu lagi dan lagi.

Salahkah aku?
Yang saat itu mencintaimu,
Mengharapkanmu,
Mengharapkan kau memperhatikanku.

Kini, Melihatmu bersamanya cukup bagiku,
Cukup membuatku bahagia,
Walau luka yang amat menyiksa,
Walau sempat meneteskan air mata,
Tak apa, sungguh disisi lain, aku bahagia.

Pati, 16 Februari 2016/12.40
Saat pelajaran Hadist dan dia di kelas yang sama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudut Perpustakaan

Wishlist Buku Favoritku

Resep Segelas Caramel Macchiato