September,
Aku menghentikan air yang mengalir,
Aku tamping air itu,
Dalam Waduk Gajah Mungkur.
Bulan-bulan setelahnya,
Hujan kian menghujam bagai bara,
Awan abu memeluk baskara,
Air waduk muntah ruah,
Seolah menyusut bak bejana.
Desember,
Hujan terhenti,
Akankah menjadi akhir?
Atau kan menyapa banjir?
Air kan terus menyusuri takdir,
Kan menyapa di ujung hilir,
Tertoreh dalam syair.
Komentar
Posting Komentar